Resolusi Tahun 2019

The best way to predict the future is to to create it.

Peter Drucker

Tidak harus menunggu ganti tahun untuk menentukan keinginan, harapan, cita-cita, target-target, resolusi, atau apalah itu istilahnya. Hidup itu dinamis. Bahkan hal yang sudah kita rencanakan belum tentu akan berjalan sesuai harapan. Apalagi kalau belum kita rencanakan, bisa jadi malah tidak akan dilakukan sama sekali. Itulah kenapa perencanaan begitu sangat penting. Rencana, Ikhtiar, Doa, Tawakal.

Kemarin adalah sejarah, hari ini adalah anugrah, besok adalah misteri. Kita tidak akan bisa mengubah sejarah, karena waktu terus berjalan maju. Kita bisa menciptakan sejarah. Bagaimana caranya? Masih ada hari ini. Apa yan kita lakukan hari ini dan esok akan mempengaruhi sejarah.

Seperti halnya quote diatas. Satu satunya cara memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya. Begitupun juga dengan sejarah. Sejarah kita ditentukan oleh apa yang kita lakukan semasa hidup. Tentu sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain. Selain tujuan pribadi, bisa kita tambahkan rencana-rencana yang bersifat sosial. Bisa dari menulis, sedekah, menjadi relawan, dan lain sebagainya.

Lalu apa Resolusi saya di tahun 2019?

Tahun 2019 Membiasakan Membaca dan Menulis

Membaca dan Menulis

Saya pribadi orang yang jarang membaca dan menulis. Bahkan buku Tugas Akhir saya serahkan ke partner saya. Saya fokus ke pembuatan alat. Membaca hanya sekedar ketika ada kesulitan dalah hal komputer atau networking di kantor, baru cari cari di internet. Apalagi menulis, bisa dibilang tulis caption di intagram pun males. Parah memang, mohon untuk jangan tiru. Dengan umur yang sudah 25 Tahun, dan belum ada karya sama sekali, harapannya di 2019 makin sering membaca buku, dan menulis di Blog ini. Banyak membaca bertambah wawasan, banyak menulis bertambah ingatan. Karena cara terbaik untuk mengingat adalah dengan menulis.

Tahun 2019 Lepas dari Inhealer

Olahraga dan Kesehatan

Dari 4 bersaudara, 3 mengidap Asthma. Saya termasuk yang mengidap penyakit keturunan tersebut. Asthma merupakan penyakit di saluran pernapasan. Ketika kambuh saluran tersebut mengalami penyempitan, sehingga membuat penderita kesulitan bernapas. Kalian tahu sendiri ketika saluran pernapasan menyempit, otomatis volume udara yang masuk berkurang, begitupun juga dengan kadar oksigen akan berkurang juga. Jika saat kambuh tidak segera ditangani biasanya kepala akan pusing, dan badan lemas. Asumsi saya sih karena kadar oksigen yang berkurang. Sampai saya berumur 25 Tahun penyakit ini belum sembuh juga, saya juga nggak tahu bisa sembuh atau tidak. Namun intensitas kambuhnya tidak sesering dulu lagi. Mulai jarang kambuh.

Ada hubungannya dengan olahraga nggak? Secara umum saya tidak tahu. Ada kemungkinan tiap tiap penderita berbeda beda, pun dengan alergennya. Alergen itu sesuatu yang membuat asthma kambuh. Bisa jadi karena debu, udara dingin, atau mungkin makanan. Olahraga yang saya maksud tadi sembarang olahraga, entah jogging, lari, gym, aerobic, dll. Lalu apa hubungannya dengan asthma ? Pernah saya coba menambah intensitas olahraga, ternyata intensitas asthma untuk kambuh juga berkurang. Kemungkinan besar ketika tubuh dalam kondisi fit, proses kambuhnya asthma dapat ditangani oleh tubuh. Apakah berlaku juga untuk kalian yang mengidap asthma ? Bisa kontak saya kalau ada obat untuk mengembuhkan astma. Saya amat senang bantuan kalian :).

Tahun 2019 Stop Beli Gadget

Dunia Gadget dan Smartphone

Untuk gadget mungkin stop dulu. Smartphone saya pribadi untuk sekarang juga masih mumpuni. Pengennya sih beli laptop, karena laptop yang saya pakai perusahaan punya. Kalaupun memaksa mengikuti teknologi pun tidak ada habisnya. Pertumbuhan dan perkembangan teknologi sangatlah pesat. Setiap tahun ada aja yang baru, bahkan dalam setahun bisa jadi release produk dua kali. Kalau kalian sudah beli di gadget atau smartphone kelas mid-range, saya rasa masih bisa dipakai 2-3 tahun.

Menikah?

Mohon doanya untuk disegerakan bertemu jodoh, Aamiin.
Sekian terima kasih :).

Sumber Gambar Behance – Happy New Year – Book – Inhealer – Gadget

3 Responses

Leave a Reply to Dany Saifuddin Cancel reply

Back to Top
%d bloggers like this: